penjelasan configurasi dasar mikrotik


 Mikrotik adalah sistem operasi berbasis Linux yang berfungsi sebagai router jaringan. Mikrotik digunakan untuk mengatur lalu lintas data, membagi koneksi internet, mengatur keamanan jaringan, serta mengelola pengguna dalam suatu jaringan komputer.

• Fungsi Mikrotik :

1. Routing → Menghubungkan jaringan lokal dengan jaringan internet

2. Firewall → Melindungi jaringan dari akses tidak sah

3. Manajemen Bandwidth → Mengatur kecepatan internet pengguna

4. DHCP Server → Memberikan IP Address otomatis

5. Hotspot → Mengatur login pengguna WiFi

6. NAT → Menghubungkan jaringan lokal ke internet publik

• Alat dan Bahan Konfigurasi :

Router Mikrotik

PC atau Laptop

Kabel LAN

Aplikasi Winbox

Modem atau sumber internet dari ISP

• Langkah-Langkah Konfigurasi Mikrotik Dasar :

1. Sambungkan PC ke Mikrotik menggunakan kabel LAN

2. Buka aplikasi Winbox

3. Klik MAC Address

4. Masukkan:

•Username: admin

•Password: (kosong)

Pengaturan Interface :

Pengaturan ini bertujuan agar Mikrotik dapat membedakan jalur internet dan jalur client.

•ether1 digunakan sebagai WAN (Internet)

•ether2 digunakan sebagai LAN (Jaringan Lokal)

Konfigurasi IP Address :

Fungsi IP Address adalah sebagai alamat jaringan agar perangkat dapat saling terhubung.

•IP: 192.168.1.1/24

•Interface: ether2

Konfigurasi DNS :

DNS berfungsi untuk menerjemahkan nama domain menjadi alamat IP.

DNS: 8.8.8.8 dan 8.8.4.4 lalu kita klik next sampai selesai 

Konfigurasi NAT :

NAT digunakan agar jaringan lokal dapat mengakses internet menggunakan satu IP publik.

•Buat NAT masquerade

•Out Interface: ether1

Konfigurasi DHCP Server :

DHCP Server memudahkan client mendapatkan IP otomatis.

•Interface: ether2

•Network: 192.168.1.0/24

•Gateway: 192.168.1.1

•Range IP: 192.168.1.2 – 192.168.1.254

Dan langkah terakhir, pengujian koneksi: 

• masuk ke menu new terminal

• ketik pink 8.8.8.8 

• jika server memberikan reply, berarti Mikrotik terhubung ke internet

Komentar

Postingan populer dari blog ini